Kenapa Polisi Harus Menembak 3 Teroris di Tangsel ?

Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan alasan polisi menembak

Heboh.net – Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan alasan polisi menembak Omen, Hilman, dan Irwan, tiga terduga teroris di Babakan, Setu, Tangerang Selatan.

Menurut Tito, tiga terduga teroris itu melawan polisi dengan senjata revolver meskipun sudah diberi peringatan.

“Tim penindakan melakukan operasi, masuk ke dalam, dan kemudian sudah dilakukan warning ke mereka. Namun, mereka lakukan perlawanan dengan senjata revolver,” kata Tito.

Selain itu, kata Tito, penangkapan ketiga orang ini merupakan pengembangan dari aksi teroris yang ditangkap di Bekasi pada dua pekan lalu.

Dian, calon “pengantin” dalam penangkapan teroris di Bekasi, mengarahkan polisi kepada Adam Noor Syaam.

Menurut Tito, Adam menyebut bahwa tiga rekannya yang ditembak itu memiliki bom dan senjata api.

Atas dasar itulah, polisi melakukan penembakan. Selain itu, ketiga teroris itu siap meledakkan bom yang sudah jadi.

“Dengan sangat menyesal dan terpaksa harus dilakukan tindakan tegas karena dia ancaman dapat mematikan petugas sehingga petugas miliki kewenangan melakukan tindakan tegas ke mereka,” ujar Tito.

Ia mengatakan, saat ini polisi masih memastikan rumah kontrakan tersebut bersih dari ancaman bom.

Setelah lokasi steril, polisi akan mengangkut ketiga jenazah ke RS Polri, Kramat Jati, untuk diindentifikasi dan dikabarkan ke keluarganya. “Sambil dikembangkan kasusnya,” ujar Tito.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *