Heboh Waktu Masuk Ditahan Petugas Kesehatan Pelabuhan, KTP Rombongan PLN Siantar Hilang Saat Akan Pulang dari Simanindo

SAMOSIR, metro24jam.com – Para rombongan PLN kecewa melihat petugas pelayanan cek kesehatan di Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, Jumat (22/5/2020) sekira pukul 16.00 Wib.

Pasalnya, KTP milik anggota rombongan hilang pada saat dilakukan pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Simanindo.

Informas dihimpun Metro24jam.com,awalnya para rombongan PLN itu datang dari kota Pematang Siantar menuju ke Kantor PLN Pangururan karena ada urusan dinas.

Namun, setiba di lokasi para tim petugas yang mengecek kesehatan di Pelabuhan mencek suhu tubuh para rombongan itu.

“Pas sampai kapal kami tadi jam 1 siang di pelabuhan ini, mereka meminta data dan mencek suhu tubuh kami dan meminta 1 orang di antara rombongan KTP saya,” kata Toharik.

Saat itu, Toharik enggan memberi KTP nya, karena sebelumnya tidak pernah dimintai KTP dengan alasan takut hilang.

“Saya bilang, tadi siang pas sampai, apa ada tanda buktinya KTP saya ditahan. Nanti takutnya hilang pula. Namun dijawab petugas itu, “Tidak pernah ada hilang KTP di sini. Semua KTP di sini pak,” kata Toharik menirukan perkataan petugas itu.

Selesai urusan dari Kantor PLN Pangururan,Para rombongan itu pun hendak pulang dan mencoba meminta KTP yang dititip tadi kepada petugas tim pelayanan kesehatan di pelabuhan itu.

Namun,para petugas itu mengatakan bahwa KTP atas nama Toharik tidak ada sehingga terjadi perdebatan.

“Tidak ada bapak menyerahkan KTP sama kami,” kata petugas wanita berbadan gemuk mengelak.

Toharik pun,menyangkal perkataan mereka. “Dari mana jalannya saya gak ngasih? Kalian tadi yang maksa minta, padahal tadi saya bilang minta tanda bukti, kalian bilang gak hilang, semua KTP di sini,” kata Toharik.

Sementara itu, petugas lainnya mengakui bahwa Toharik menyerahkan KTP ke pada petugas.

“Mungkin ketukar Pak, mintalah nomor HP bapak. Nanti kami cari, kalau ada nanti kami hubungi bapak,” kata petugas lainnya.

Urbanus selaku pengawas PLN, mengaku kecewa dengan pelayanan petugas di Pelabuhan Simanindo.

“Kecewalah! Masa pelayanannya begitu, saling lempar bola. Saya meminta kepada pemirintah agar mengganti semua tim pelayanan yang ada di pelabuhan Simanindo karna kami butuh kenyamanan,” kata Urbanus.

Masih di tempat yang sama, seorang warga lainnya juga kesal dengan petugas pelayanan di Pelabuhan Simanindo.

“Seharusnya orang itu bertanggung jawab, jangan buang badan berdalih tidak mengasih KTP. Padahal, udah jelas dikasih KTP dibilang tidak ada. Gitulah kerjanya hanya maen dam batu di posko itu,” kata pria bermarga Simanjuntak itu. (zeg)