Heboh Video Detik-detik Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ifan Seventeen Sempat Lihat sebelum Tsunami Menerjang

Heboh Video Detik-detik Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ifan Seventeen Sempat Lihat sebelum Tsunami Menerjang
Sebarkan ~ Beredar video erupsi Gunung Anak Krakatau sebelum terjadi tsunami di Pantai Anyer pada Sabtu (22/12/2018).

Video tersebut banyak beredar di media sosial Facebook, Twitter dan grup Whatsapp.

Terlihat dalam video yang diunggah @DediMulyadi71, Gunung Anak Krakatau mengeluarkan material vulkanis saat senja hari.

Peristiwa tersebut terjadi beberapa saat sebelum tsunami menerjang pesisir pantai Anyer.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut tsunami yang terjadi di Pantai Anyer dan sekitarnya itu tidak disebabkan oleh gempa tektonik.

BMKG menduga fenomena itu berasal dari aktivitas Anak Gunung Krakatau.

Hal itu disampaikan melalui akun twiiternya, @infoBMKG, sekira pukul 04.00 WIB.

“Gelombang pasang di Anyer dan sekitarnya memang bukan tsunami karena aktivitas gempa tektonik. Namun hal tersebut DIDUGA tsunami akibat aktivitas gunung Anak Krakatau, setelah mendapat data dari Badan Geologi. #BMKG akan melakukan verifikasi lanjutan mengenai fenomena ini,” tulis BMKG dalam twitnya.

Informasi tersebut memperkuat informasi sebelumnya yang menyatakan tak adanya gempa di wilayah tersebut.

“#BMKG tidak mencatat adanya gempa yang menyebabkan tsunami malam ini. Yang terjadi di Anyer dan sekitarnya bukan tsunami karena aktivitas seismik gempa.” imbuhnya.

Terkait tsunami di Anyer, personel Band Seventeen dan beberapa komedian menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Saat itu mereka sedang mengisi acara di acara employee gathering PLN UIT JBB di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten.

Dilansir dari tayangan Apakabar Indonesia Pagi TV One, personel Band Seventeen juga sempat menyaksikan erupsi gunung anak Krakatau.

“Iya sempat melihat, sempat tahu juga kalau anak Krakatau erupsi. Itu posisinya sebelum kita manggung,” ujar Ifan Seventeen.

Melansir Kompas, korban meninggal akibat tsunami di pesisir Pantai Pandeglang saat ini telah mencapai 50 orang.

Pantauan Kompas.com di Puskesmas Carita, Minggu (23/12/2018), 5 kantong jenazah kembali datang ke puskesmas sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah tersebut berasal dari Pantai Carita.
“Hingga saat ini total sudah 50 korban meninggal,” kata Bidan di Puskesmas Carita Sri Supriati.

Simak video berikut :
Sumber : (Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)