Heboh Tuding Truk Galian C Penyebab Kerusakan, Warga Desa Tanjung Sena Gelar Aksi Blokade Jalan

DELISERDANG, metro24jam.com – Puluhan warga Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru-biru, Deliserdang, melakukan aksi blokade jalan, Sabtu (19/4/2019) tengah hari kemarin. Aksi itu dilakukan karena kondisi jalan di desa mereka semakin rusak parah lantaran aktifitas dumptruck setiap hari lalu lalang mengangkut tanah.

Warga juga resah karena, pemilik usaha lahan galian C bahkan menutup saluran irigasi sungai yang menyalurkan air ke kolam-kolam peternakan ikan mereka di kawasan Buluh Nipis.

Hal itu diungkapkan salah seorang warga Desa Tanjung Sena, ketika ditemui metro24jam.com di lokasi penutupan jalan.

“Jalan kami ini tiap hari dilintasi dumptruvk bermuatan penuh tanah galian bang, maka aspalnya hancur, berdebu. Terlebih lagi sekarang, irigasi sungai yang harusnya mengalirkan air ke peternakan ikan kami ditutup, walau sisa tanah di pinggiran sungai itu, punya pengusaha itu,” kata warga tersebut, sembari meminta namanya tidak ditulis.

Aksi blokade jalan terhadap dumptruck pengangkut galian tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat sekitar juga pengendara jalan yang sedang melintas.

Kapolsek biru-biru AKP Robiahtun, ketika menerima informasi aksi blokade jalan tersebut langsung menerjunkan anggotanya. “Saya kirim anggota ke lokasi,” katanya.

Lokasi penambangan galian C yang dipermasalahkan warga. (Sam/metro24jam.com)

Tak menunggu lama, Kanit Reskrim Polsek Biru-biru, Ipda Toni Lumbangaol, akhirnya tiba di lokasi dan langsung berusaha meredam percekcokan warga dengan salah seorang diduga keluarga pengusaha galian yang terjadi di persimpangan jalan masuk menuju Kampung Buluh Nipis.

Setelah sempat bersitegang, warga dan keluarga pemilik galian C, bersama Ipda Toni kemudian sepakat untuk meninjau lokasi galian dan saluran irigasi yang disebut telah ditutup oleh sang pengusaha.

Setibanya di lokasi, warga kemudian menunjukkan lokasi galian C dan saluran irigasi yang ditutup oleh pengusaha tersebut.

Ipda Toni kemudian meminta warga dan pengusaha agar menyelesaikan permasalahan tersebut pada hari senin besok dikantor kepala desa tanjung sena,kecamatan biru-biru.

Kepala Desa Tanjung Sena, Julianus Sinukaban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku sedang menghadiri pesta keluarga dan berjanji akan menjadwalkan pertemuan antara warga dan pengusaha galian.

“Sudah puluhan kali ini dibahas di Kantor Kepala Des, tapi hasilnya gitu-gitu aja. Padahal sudah ada Dana Desa untuk irigasi ini, sudah kami bayar juga. Ini ada kuitansinya,” timpal seorang warga lainnya.

Sementara itu, Camat Biru-biru Wahyu Rismiana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait keberadaan galian C dan penutupan irigasi tersebut masih tidak memberikan jawaban. (Sam)