Heboh Tokoh Simalungun Ini Berpesan, Tugu Raja Sang Naualuh Harus Tetap Dibangun

Siantar, hetanews.com- Kebijakan Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor, terkait rencana pemindahan titik lokasi pembangunan tugu Raja Sang Naualuh, kembali menuai polemik.

Sinyal tanda setuju pemindahan lokasi tugu yang disampaikan Hefriansyah, pada pertemuan dengan beberapa elemen, di ruang Bappeda Kota Siantar kemarin, sontak menuai kecaman dari Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (HIMAPSI).

Tak ayal, hal ini kemudian ditanggapi tokoh masyarakat Simalungun, Kadim Damanik, saat ditemui , Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, pembangunan tugu Raja Sang Naualuh sebaiknya dilanjutkan, tanpa melakukan pemindahan lokasi. Alasannya, kata Kadim, Pemko Siantar sudah melakukan peletakan batu pertama, berikut acara adat, di hadapan keturunan Raja.

"Pembangunan itu seharusnya tidak dihentikan atau dipindahkan lagi. Sudah dilakukan peletakan batu pertama, apalagi sudah ada acara adatnya," ujarnya.

Disinggung mengenai adanya penolakan dari sekelompok masyarakat, yang menilai pembangunan tugu berpotensi mengurangi luas lapangan. Kadim berpendapat, bilapun ada rencana pemindahan lokasi, Pemko Siantar harus mengundang seluruh keturunan Raja Sang Naualuh, berikut seluruh elemen masyarakat Simalungun.

"Pemerintah yang ambil kebijakan, kalaupun mau dipindahkan, keturunan Raja harus tahu, sebaiknya pemimpin jangan mengambil kebijakan yang berpotensi memicu konflik," katanya.

Selaku tokoh masyarakat, Kadim berharap Wali Kota Siantar, lebih arif dalam mengambil kebijakan serta mengakomodir pendapat seluruh elemen.

"Dalam kebijakan apapun, Wali Kota diberi wewenang untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan yang tertib. Pesan saya, tugu Raja Sang Naualuh harus tetap dibangun, dan hargai apa yang menjadi warisan budaya leluhur serta jangan main-main mengambil kebijakan," tegasnya.