Heboh Tak Peduli Covid-19, Ratusan Warga Serbelawan Padati Kantor Lurah Demi Bansos

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Kelurahan Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar mulai menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dair Gugus Tugas Percepatan Penangangan Corona Virus Disease-19 Provinsi Sumatera Utara, Jum’at (22/5/2020) siang.

Pantauan di lokasi, antrean warga di halaman Kantor Kalurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, jelas-jelas mengabaikan physical distancing.

Akses satu pintu untuk masuk dan mendapatkan pelayanan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) dipadati warga hingga terlihat berdempetan.

Beberapa orang terlihat berpanas-panasan mengeluhkan pelayanan yang terkesan lambat oleh petugas di kelurahan. Ben (60), salah seorang warga mengaku berdasarkan undangan harusnya ia sudah dapat dilayani untuk penyaluran Bansos.

Ia mengatakan, warga yang memadati pintu masuk kantor kelurahan sudah lama menunggu giliran namun belum juga bisa diverifikasi.

“Itu saja yang ngumpul di situ karena udah kelamaan menunggu. Kita, warga sudah datang lebih cepat, malah prosesnya lambat, kalau warga yang telat, kita juga yang salah,” katanya.

“Kalau begini bagaimana, malah dempet-dempetan lah,” tambahnya.

Menurut Ben, beberapa warga akhirnya memilih untuk pulang lebih dulu dan menunggu di rumah masing-masing dan akan kembali lagi setelah dirasa sudah tiba waktu giliran.

Sementara itu, di dalam kantor terlihat puluhan bungkusan yang akan dibagikan ke warga. Sayang, di halaman Kantor Lurah Serbelawan tidak tersedia kursi tunggu bagi warga.

Selain itu, banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dengan tidak menggunakan masker ataupun menjaga jarak.

Seorang warga yang baru saja menyelesaikan proses verifikasi dan menerima paket bungkusan bansos menyebut bahwa proses yang dijalani memang cukup detail. Sekalipun dokumen yang menjadi persyaratan sudah lengkap.

“Karena pembagiannya memang agak panjang prosesnya, identitas di KTP dan KK dicek lagi, baru bisa dapat bansosnya. Terus sekalian tanda tangan pernyataan sudah menerima,” katanya kepada Metro24jam.com.

Di halaman kantor lurah juga tidak tersedia tempat cuci tangan maupun petugas yang memberi imbauan. Padahal, kondisi tersebut jelas-jelas sangat rentan menjadi tempat penyebaran Covid-19 yang sedang mewabah.

Sementara itu, tak satu pun pejabat maupun staf di kantor Kelurahan Serbelawan yang dimintai keterangan terkait kondisi tersebut. (age)