Heboh Sempat Jadi Duta Anti Narkoba di Toba, Pria Ini Ditangkap Polisi Kantongi Sabu Siap Edar

TOBA, metro24jam.com – Satres Narkoba Polres Toba berhasil menangkap Herman Ricardo Hutapea (30) diduga Pengedar Narkoba dari Desa Lambow, Perumahan Korpri, Kecamatan Laguboti tepatnya di dalam rumah milik Dodi Surya Purba, Jum’at (03/7/2020) sekira pukul 22.30 Wib.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya SIK ketika dikonfirmasi melalui Kasatres Narkoba AKP Budi Ginting, Sabtu (04/7/2020) sekira pukul 15.00 Wìb membenarkan penangkapan tersebut.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu rumah di Perumahan Korpri, Kecamatan Laguboti, ada beberapa orang diduga tengah menggunakan narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, KBO Narkoba Ipda Libertus Siahaan dan sejumlah personel langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Polisi kemudian melakukan penggrebekan setelah memastikan ada orang melakukan kegiatan mencurigakan di kediaman Dodi Surya Purba tersebut.

Saat polisi masuk, Herman berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sebuah kotak rokokyang ternyata berisi 5 paket sabu-sabu, terdiri dari berbagai ukuran dan satu bungkusan plastik klip kosong.

“Kotak rokok tersebut sengaja dibuang Herman Ricardo melalui lobang dinding kamar mandi keluar rumah. Akan tetapi sempat dilihat dan ditemukan kembali oleh petugas di samping rumah di balik kamar mandi tersebut,” sebut Budi Ginting.

Polisi melanjutkan penggeledahan setelah mengamankan keduanya dan dari dalam kamar bagian depan ditemukan alat isap shabu/bong, kaca pirex serta mancis yang digunakan Herman dan kawan-kawan untuk mengonsumsi sabu-sabu.

“Dari barang bukti yang kita amankan lumayan banyak ini, beberapa klip sudah diketeng siap edar, jadi tidak hanya untuk dipakai saja. Total sabu-sabu yang diamankan seberat 2,77 gram (bruto),” jelasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu lembar struk bukti transfer BRI tanggal 03 Juli 2020, 2 unit handpone, masing-masing merk Vivo warna hitam Samsung

Kedua pria itu berikut barang bukti kemudian diboyong ke Mapolres Toba untuk menjalani penyidkan dan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, Herman Ricardo Hutapea sempat menjadi duta anti narkoba Kabupaten Toba.

Dalam pernyataannya di hadapan Kapolres Tobasa yang saat itu dijabat AKBP Agus Waluyo, Maret 2020 lalu, Herman mengaku sebelumnya sudah beberapa kali menjalani hukuman lantaran penyalahgunaan narkoba.

Pada kesempatan itu, Herman sempat berjanji bahwa dia tidak akan mengulangi perbuatannya dan siap membantu pihak kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkoba.

“Jika saya masih terlibat dengan peredaran narkoba Pak Kapolres, saya tak perlu ditangkap atau dihukum. Saya minta untuk ditembak!” tegasnya ketika itu. (Hotman)