Heboh Sat Narkoba Polres Sergai Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Teluk Mengkudu

SERGAI, metro24jam.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai melaksanakan bimbingan penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Jumat (25/1/2019) sekira pukul 8.00 Wib.

Kegiatan yang dipimpin Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu tersebut digelar di lapangan sepakbola PT Socfindo, Desa Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Acara yang diawali dengan senam pagi tersebut dihadiri Muspika setempat dan sekitar 300 warga dari 12 desa yang ada di Kecamatan Teluk Mengkudu.

Turut hadir, Ass Adm Umum Pemkab Sergai Karno, Kabid Dinsos Sergai, Muspika Teluk Mengkudu yakni Romian P Siagian, Kapolsek JH Tarigan, Danramil Kapt Sabar Sitorus, Kades Teluk Mengkudu, Ka Puskesmas Sialang Buah dr Henrianto Ginting serta personel Polsek dan Babinsa Teluk Mengkudu.

AKP Martualesi Sitepu dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Camat Teluk Mengkudu yang telah mengundang Sat Narkoba Polres Sergai untuk memberikan bimbingan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba adalah narkotika dan obat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis atau semi sintetis yang dapat mengakibatkan menurunnya atau hilangnya tingkat kesadaran seseorang serta membuat ketergantungan,” kata Martualesi.

Akibatnya, lanjut Martualesi, ketika si pecandu tidak memakai narkoba, dia akan sakaw serta mengalami depresi dan tak jarang berubah agitatif (brutal atau ganas).

“Narkoba adalah sumber petaka, sumber masalah, sumber kejahatan dan sumber perceraian. Kita harus perangi sampai tuntas. Presiden telah mendeklarasikan Indonesia darurat narkoba. Kita harus perang dengan narkoba kalau mau negara ini bebas dari peredaran narkoba,” tegasnya.

Wilayah Teluk Mengkudu, dengan adanya perairan Sialang Buah, menurut Martualesi, tidak menutup kemungkinan akan menjadi pintu masuk bagi kartel narkoba ke Sumatera Utara.

Karena itu, mantan Kapolsek Kutalimbaru itu mengimbau agar masyarakat bekerjasama dengan polisi dalam menginformasikan keberadaan narkoba.

“Apabila bapak/ibu mengetahui peredaran dan penyalahgunaan narkoba, jangan takut! Kami akan jaga kerahasiaannya, yakinlah!” tegasnya.

Sat Narkoba Polres Sergai bersama Muspika dan warga deklarasi anti narkoba. (ist/metro24jam.com)

“Kita harus mewariskan bangsa ini kelak kepada anak-anak kita. Lihat yang ikut senam pagi hari ini. Mereka ini adalah sebahagian pewaris bangsa ini yang harus bersihkan dari narkoba. Tetapi kalau kita tidak peduli dari sekarang, yakinlah anak-anak kita ini juga bakal menjadi pewaris para kartel narkoba,” imbuhnya.

Martualesi kemudian menjelaskan bahwa jika ada anggota keluarga menjadi pencandu narkoba, sesuai amanah pasal 54, 55 UU RI NO 35 TH 2009 tentang Narkotika, maka itu harus dilaporkan.

“Supaya bapak/ibu tidak terjerat hukum, tetapi itu menjadi tanggungjawab pemerintah untuk memberikan perhatian dengan direhabilitasi nantinya,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi Tolak Narkoba oleh warga dan aparat yang hadir. (mad)