Heboh Ribuan Bunga dan Pot Ban Bekas Hiasi Kota Lubukpakam

DELISERDANG, metro24jam.com – Pemerintah Kecamatan Lubukpakam dipimpin Camat Kurnia Boloni Sinaga terus melakukan sejumlah program mempercantik ibukota Deliserdang tersebut.

Setelah sebelumnya memberikan pupuk kompos kepada warga secara gratis, Camat Kurnia Boloni Sinaga bersama timnya menebar pot terbuat dari limbah ban bekas berisi tanaman bunga untuk dipajang di seputaran kota Lubukpakam.

“Program 10.000 bunga dan pot dari limbah ban saat ini sudah berjalan selama 39 minggu. Setiap hari Sabtu dan Minggu kita sebar 30 pot berisi 60 bibit bunga. Jadi total ada 60 atau 120 bibit bunga didistribusikan,” kata Kurnia Boloni kepada Metro24jam.com di Lubukpakam, Sabtu (3/10/2020) sore.

Saat ini, jelas Camat Kurnia, sudah lebih kurang 1600 pot dan 25.000 bibit bunga didistribusikan di seluruh Kecamatan Lubukpakam. “Ini terus berjalan sampai 100 minggu ke depan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, akan terus dilakukan sampai masyarakat sadar akan keindahan dan penghijauan.

“Walau misalnya ada yang merusak tanaman tersebut, kami tidak putus asa dan akan terus memperbaiki, mengganti bunga dan potnya. Kita terinspirasi dari Kota Surabaya yang sudah selama 15 tahun melakukannya, sama halnya dengan pemberian kompos,” ungkapnya.

Ia pun meminta warga untuk ikut mendukung program tersebut agar berjalan lancar dan sukses.

“Lambat laun masyarakat akan merasa tergerak kepeduliannya, karena antara masyarakat dan pemerintahnya timbul kepercayaan. Dengan ini, semua akan tercapai dan Lubukpakam akan menjadi hijau, asri, indah dan bersih. Intinya cantik,” kata Kurnia Boloni Sinaga.

Ia menambahkan bahwa program pembagian kompos sudah berjalan 2 pekan dan setiap kali dibagikan sebanyak 1000 kilogram kompos kepada masyarakat.

“Saat ini sudah 150 KK mendapat kompos, per KK nya 10-20 kilogram, sesuai kondisi warga. Target kita minggu, 1 ton per minggu didistribusikan kepada masyarakat Lubukpakam,” tandasnya.

Sementara itu, beberapa warga mengaku belum mendapat bantuan kompos gratis dari Kecamatan Lubukpakam. Meski begitu, mereka sangat mendukung program mempercantik Lubukpakam.

“Belum masuk ke Kelurahan kami bang bantuan kompos ini, saya belum dapat kompos. Tapi, program Pak Camat itu sangat bagus. Saya mau lah kompos dan bunganya,” sebut beberapa warga Kelurahan Paluh Kemiri. (fan)