Heboh Rawat 16 Ekor Burung Langka, Warga Mabar Ini Jalani Sidang Perdana di PN Medan

14-5-2019-Simpan-Burung-Langka.jpg

MEDAN, metro24jam.com – Adil Aulia (28), warga Jalan Yos Sudarso, Lk I, Kelurahan Mabar, Medan Deli, menjalani sidang di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/5/2019). Ia didakwa telah menyimpan 16 burung langka yang dilindungi pemerintah tanpa izin.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean, terdakwa Adil Aulia bersama rekannya Robby (DPO), menyimpan burung langka itu pada Desember 2018 hingga Februari 2019.

Burung-burung langka itu disimpan di rumah orangtua terdakwa, di Jalan Yos Sudarso. Dari 16 ekor burung yang dirawat 5 diantaranya adalah Kakatua Raja, yang dimiliki Desember 2018.

“Kemudian 5 Kesturi Raja, 1 ekor Rangkong Papan, 1 ekor Kakatua Maluku, 1 ekor Kakatua Jambul Kuning dan 3 ekor Kasuari Klambir Ganda,” urai JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Mian Munthe.

Dijelaskan JPU, selama menyimpan burung-burung langka itu, terdakwa mendapat upah dari Robby sebesar Rp1,2 juta setiap bulan.

“Terdakwa bertanggung jawab untuk membersihkan dan memberi makan burung-burung tersebut,” lanjutnya.

Perbuatan Aulia terungkap setelah masyarakat melaporkan aktivitasnya di lingkungan tersebut ke pihak kepolisian.

“Saat terdakwa memberi makan burung-burung itu, pihak kepolisian dan petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Alam provinsi Sumut melakukan pemeriksaan ke rumah tersebut serta ditemukan burung yang dilindungi itu,” jelas Fransiska.

Terdakwa kemudian diamankan berikut barang bukti burung langka. Sedangkan Robby kabur dan hingga kini masih DPO.

Dijelaskan Fransiska, 16 burung yang disimpan terdakwa merupakan satwa dilindungi sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.

“Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” sebutnya. (*/asp)