Heboh Puluhan Butir Peluru Bersarang di Tubuh ‘Hope’, BKSDA Aceh Minta Kapolda Tertibkan Senjata Illegal

13-3-2019-Evakuasi-orang-utan-Subulussalam.jpg

BANDA ACEH, metro24jam.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh meminta Kepolisian Daerah (Polda) Aceh untuk dapat menertibkan penggunaan senapan angin illegal di wilayah hukumnya.

Permohonan melalui surat bernomor: S.208/K.20/TU/KKH.1/3/2019 yang ditandatangani Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, 13 Maret 2019, disampaikan setelah satu dari dua individu Orangutan Sumatera yang dievakuasi di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, ditembus beberapa peluru senapan angin.

Dalam surat itu tersebut Sapto menyebutkan, saat ini marak terjadinya peredaran senapan angin yang tidak sesuai prosedur yang kemudian digunakan untuk melaksanakan perburuan satwa liar termasuk satwa liar dilindungi undang-undang seperti Orangutan Sumatera.

“Merujuk pada Peraturan Kapolri Nomo 8 tahun 2012 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api untuk kepentingan olahraga, maka dengan hormat kami mohon perkenan bapak Kapolda Aceh untuk dapat dilakukan penertiban penggunaan senapan angin illegal di wilayah hukum Polda Aceh guna menghindari terulangnya kejadian,” tulis Sapto dalam surat itu.

Sementara kondisi orangutan pada saat dievakuasi dalam keadaan terluka parah pada tangan, kaki, dan badan yang diduga akibat benda tajam serta terdapat peluru senapan angin pada bagian mata induk orangutan yang kini diberi nama ‘Hope’.

Bahkan, bayi ‘Hope’ kini mati saat dalam perjalanan menuju Pusat Rehabilitasi di Sibolangit, Sumatera Utara. Kematian bayi ‘Hope’ dikarenakan mengalami malnutrisi parah dan shok berat. Mirisnya, tim BKSDA Aceg menemukan 74 butir peluru senapan angin bersarang di tubuh sang induk.

“Dari hasil pemeriksaan dokter hewan di pusat Rehabilitasi, dalam tubuh orangutan tersebut (Hope) ditemukan sebanyak 74 butir peluru senapan angin yang bahkan mengakibatkan kebutaan total pada kedua matanya,” jelas Sapto, Kamis (14/3/2019). (Chairul)

BACA JUGA: