Heboh Polisi GKN ke Ajibata, Oknum PNS dan 3 Temannya Terciduk Pesta Sabu di Villa Satia

TOBASA, metro24jam.com – Seorang oknum PNS Pemkab Toba Samosir dan 3 temannya terciduk sedang pesta sabu saat personel Satuan Narkoba Polres Toba Samosir melakukan penggerebekan di seputaran Jalan Motung, Desa Pardamean dan Kelurahan Parsaoran, Kecamatan Ajibata, Minggu (26/1/2020) sekira pukul 03.30 Wib.

Kasat Narkoba Polres Tobasa AKP Budi SSos saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, membenarkan pihaknya telah melakukan penggerebekan di kawasan yang saat ini dijuluki Kampung Narkoba tersebut.

“Dari informasi masyarakat, bahwa setiap malam Minggu (Sabtu malam) di kawasan Jalan Motung sering terjadi kegiatan pesta narkoba,” sebut Budi kepada Metro24jam.com, Senin (27/01/2020) pukul 15.21 Wib.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satres Narkoba Polres Tobasa dipimpin Kanit I Sat Intelkam Ipda Jon Lister Siahaan, segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Awalnya, polisi mendatangi salah satu rumah kosong di Jalan Motung Desa Pardamean. Namun dari sana, petugas tak menemukan pecandu narkoba, tapi hanya sejumlah bong dan plastik klip kosong yang berserakan di lokasi.

“Kedatangan kita diduga bocor, sehingga penggerebekan tersebut tidak membuahkan hasil maksimal,” sebut Budi.

Namun saat melakukan penggerebekan ke penginapan Villa Satia, Jalan Motung, Desa Parsaoran, polisi berhasil mengamankan 4 pria yang diduga sedang memakai sabu-sabu.

Keempatnya adalah J Sinaga (48)–PNS Pemkab Tobasa dan Derman Silaen (45)–keduanya warga Jalan Merdeka, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun.

Kemudian, LH Sirait (39) dan JY Simatupang (42), masing-masing warga Jalan Hau Holeh, Desa Parsaoran dan Desa Pardamean, Kecamatan Ajibata.

Sebagian barang bukti yang disita petugas dari lokasi. (ist/metro24jam.com)

Dari kedua lokasi, polisi menyita barang bukti berupa 2 unit mesin jackpot, 1 paket kecil ganja yang dibungkus uang kertas pecahan Rp2.000, 6 set bong, uang tunai dalam pecahan 50 peso Philipina 25 ringgit Malaysia, 2 dollar Amerika dan Rp570.000 serta uang lama senilai Rp17.725.

Selain itu, petugas juga menyita 2 unit timbangan eletrik, 7 buah mancis, 2 plastik klip kecil sisa pakai, 3 unit HP, 4 bungkus kartu remi, 4 bungkus rokok, masing-masing sebilah parang dan pisau, 1 kotak plastik klip kosong, 3 buah dompet, 1 bungkus pipet, 2 paket kecil sabu-sabu.

“Saat ini keempat tersangka dan seluruh barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Tobasa untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya. (Hotman)