Heboh Polisi Diminta Tindak Sejumlah Lokasi dan Pengelola Judi Tembak Ikan di STM Hulu

DELISERDANG, metro24jam.com – Judi berkedok permainan ketangkasan ‘Tembak Ikan’ disebut merajalela di Desa Tiga Juhar, Tanjung Timur serta Rumah Sumbul, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang.

Sejumlah warga di sana mulai merasa resah dengan aktifitas perjudian tersebut di masing-masing desa. Aktifitas judi saat ini disebut kian bebas karena belum pernah mendapat tindakan dari kepolisian, terutama Polsek Tiga Juhar.

Warga pun merasa kecewa karena menilai polisi seakan tutup mata dengan kegiatan perjudian tersebut. Para pengelola dan pemain disebut tak sungkan-sungkan keluar masuk dari lokasi perjudian tersebut tanpa merasa khawatir mereka akan ditindak polisi.

Tak ayal, sejumlah warga pun melontarkan tudingan miring ke Polsek Tiga Juhar.

“Mungkin sudah ada setorannya itu bang, makanya gak digrebek. Seringnya polisi dari Polsek Tiga Juhar ke situ, sudah sering juga kami bilang ke Babinkamtibmas,” kata warga bermarga Sembiring, yang tinggal tak jauh dari Pasar Tiga Juhar, di mana terdapat salah satu lokasi judi Tembak Ikan tersebut di Desa Tiga Juhar.

Komentar senada juga disampaikan seorang warga dari Desa Rumah Sumbul. Pria itu mengatakan, salah satu lokasi judi mesin tembak ikan berada tak jauh dari Kantor Camat STM Hulu.

“Di situ pun ada. Padahal, paling satu kilometer aja dari kantor camat kami, tapi nggak pernah sekalipun digrebek,” katanya.

Warga setempat pun meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin melalui Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi untuk menyapu bersih praktik perjudian di desa mereka.

“Beritakan aja dek! Kasih tau Pak Kapolda biar ditangkapi mesinnya itu,” sebut Sembiring.

Sebelumnya, Kapolsek Tiga Juhar, AKP Salija SH, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, berjanji akan melakukan penindakan.

“Terimakasih informasinya, nanti saya tindaklanjuti,” jawabnya singkat.

Beberapa kali dikonfirmasi, AKP Salija masih memberikan jawaban yang sama. Namun, informasi yang diperoleh Metro24jam.com dari warga setempat, hingga Sabtu (19/9/2020), aktifitas judi tersebut masih saja tetap berlangsung. (Sam)