Heboh Perwakilan Datang Tanpa Data Pajak, Komisi III DPRD Medan Tunda RDP dengan Lima Rooftop Bar

MEDAN, metro24jam.com – Komisi III DPRD Medan menunda rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen Lima Rooftop Bar, karena perwakilan tempat hiburan itu datang tanpa membawa data yang diminta.

RDP digelar di ruang rapat Komisi III, Selasa (14/1/2020) dan Ketua Komisi M Afri Rizki Lubis serta dihadiri anggota antara lain T Edriansyah Rendy, Irwansyah, Netty Siregar, Abdul Rahman Nasution dan Hendri Duin.

Sementara Lima Rooftop Bar yang beralamat di Jalan H Adam Malik–bersatu dengan Locuz Karaoke Keluarga–diwakili Store Manager, Arjuna.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Rahman mengungkapkan rapat merupakan upaya untuk mengetahui izin Lima Rooftop Bar terutama bukti setoran pajak.

“Izin operasional apakah sudah pas dan kewajiban retribusi sudab ditunaikan. Sehingga bisa menghasilkan income yang baik bagi kota Medan,” katanya.

Anggota Komisi III lainnya, Irwansyah menuturkan, setiap pelaku usaha harusnya patuh dengan ketentuan aturan yang ada.

“Kami ingin mengetahui kapan [Lima Rooftop Bar] mulai beroperasi dan pembayaran pajak ini apakah sudah berjalan. Kami (Komisi III) akan terus bergerilya ke tempat semacam Lima Rooftop Bar untuk membina mitra terkait,” ucapnya.

Namun, pada kesempatan itu, Arjuna mengaku tak membawa data soal bukti setoran pajak yang diminta anggota Komisi III. Ia beralasan hanya membawa kelengkapan surat izin.

“Setahu saya, surat izin tidak ada masalah. Soal data pembayaran pajak memang tidak ada dibawa. Karena undangan hanya soal izin bukan soal data pajak. Untuk data pajak itu yang lebih mengetahui orang office,” kata Arjuna yang mengaku baru 6 bulan di manajemen Lima Rooftop Bar.

Mendengar penjelasan Arjuna, M Afri Rizki Lubis memutuskan untuk menunda rapat hingga pekan depan.

“Rapat ditunda seminggu. Kami minta pekan depan Lima Rooftop Bar membawa perangkat manajemen yang berkaitan dengan data pajak. Minggu depan RDP juga akan disinkronkan dengan dinas terkait. Karena kita ingin mengetahui di bulan berapa saja pajak yang telah dibayarkan,” tandasnya. (Rom)