Heboh Perketat Pengawasan WNA, Imigrasi Kelas II TPI Belawan Akui Kekurangan Petugas

MEDAN, metro24jam.com – Mengantisipasi masuknya virus corona ke Kota Medan, Ketua Komisi I DPRD Medan Rudianto Simangungsong meminta pihak imigrasi memperketat dan mengawasi warga negara asing (WNA) yang masuk.

Tak hanya itu, Rudianto juga meminta setiap petugas imigrasi dilengkapi alat pengaman agar tidak tertular virus mematikan itu.

Hal itu diungkapkan Rudianto saat kunjungan Komisi I DPRD Medan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Senin (27/1/2020).

“Belawan salah satu pintu keluar masuknya WNA, karena diketahui banyak juga pekerja asing yang masuk melalui Pelabuhan Belawan. Maka, diharapkan imigrasi Belawan lebih mengoptimalkan pengawasan agar virus corona tidak menyebar,” katanya.

Hal senada disampaikan Parlindungan Sipahutar. “Virus corona sudah menjadi momok yang menakutkan, karena penyebarannya begitu cepat,” katanya.

Dia pun berharap agar Imigrasi lebih sigap melakukan antisipasi agar virus corona tidak sampai menyebar ke Kota Medan khususnya.

Sementara itu, Abd Rani meminta pihak Imigrasi Belawan mengawasi pekerja asing yang bekerja di perusahaan yang ada di Medan Utara.

“Kami harapkan, agar pihak Imigrasi Belawan terus memantau keberadaan pekerja asing. Selain bekerja, WNA tersebut banyak berdomisili tetap dan berkeluarga, banyak informasi yang kami dapat, mereka bertempat tinggal di komplek-komplek perumahan yang jauh dari pengawasan imigrasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kakan Imigrasi Kelas II Belawan Berti Mustika mengucapkan terimakasih atas saran dan masukan yang diberikan Komisi I DPRD Medan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak terutama DPRD Medan. Dalam mencegah menyebarnya wabah virus corona, kami telah memperketat pintu masuk kedatangan terutama bagi WNA,” ujar Berti.

Dijelaskannya, para pekerja asing biasanya masuk ke Belawan melalui kapal tanker dan cargo.

Untuk melakukan pengawasan secara keseluruhan, mengaku bahwa pihaknya minim petugas. Terutama mengawasi WNA yang tinggal di wilayah yang dipimpinnya. (Rom)