Heboh Perawat RSHI Keluhkan Gaji Dibayar Setengah

20181206053519-rs.jpg

Siantar,hetanews.com- Rumah Sakit Horas Insani (RSHI) Kota Siantar, menunggak gaji tenaga medis selama empat bulan lamanya. Akibatnya, sejumlah dokter dan perawat terpaksa mengundurkan diri.

Gaji yang diterima tenaga medis itu, tidak diberikan penuh oleh pihak RSHI. Kejadian itu berlangsung dari Agustus 2018 hingga saat ini. Selain gaji, pihak RSHI disebut tidak memberikan PONDS (insentif) dari bulan Mei 2018 dan jasa medis dari Juli 2017.

Macetnya pembayar gaji itu, mengakibatkan 3 dokter jaga dan 5 tenaga medis memilih resign. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang tenaga medis yang meminta namanya diinisialkan.

"Biasanya gajian awal bulan. Dari bulan Agustus itu, perusahaan hanya bayar setengahnya (gaji). Terus akhir – akhir bulan dibayarkan lagi. Katanya, perusahaan lagi gak ada uang,"ungkap S (30), ditemui di seputaran Jalan M.H Sitorus, Kamis (6/12/2018) siang.

Keluhan sejumlah tenaga medis atas macetnya pembayaran gaji itu, pernah disampaikan oleh Serikat Pekerja RSHI kepada Direktur RSHI. Dari pertemuan tersebut, diketahui pihak RSHI sedang mengalami persoalan keuangan.

"Kami berharap, supaya serikat pekerja itu dapat menyampaikan keluhan kami. Karena kalau gaji dibayar setengah-setengah, bagaimana bisa kerja maksimal,"ujar perawat ini menambahkan.

Dihubungi terpisah, Humas RSHI, Djamason Damanik, belum memberikan jawaban. Dihubungi telephone selulernya, panggilan masuk ditolak. Sementara pesan konfirmasi yang dilayangkan, masih belum dibalas.