Heboh Penyelarasan Kurikulum dengan Dunia Industri, SMKN 1 Siantar Bangun Program Unit Produksi

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sesuai dengan semboyan ‘SMK Bisa!’, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) digadang-gadang segera masuk ke dunia kerja. Salah satu program untuk menjamin mutu pendidikan dan kwalitas SDM siswa, adalah dengan adanya Kelas Industri.

Untuk itu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Siantar, Jalan Asahan KM 1, Kecamatan Siantar, Simalungun, berinovasi membangun program Unit Produksi Tata Busana di lingkungan sekolah.

Kepala SMK Negeri 1 Siantar, Manuahal Sirait SPd, mengatakan, program Kelas Industri merupakan pengadaan khusus yang nantinya dikelola secara bersama antara sekolah berkerjasama dengan dunia usaha industri.

“Sekolah diberikan kebebasan untuk mencari rekanan industri yang sesuai dengan kompetensi yang ada. Ini untuk menjamin mutu dan meningkatkan kualitas SDM siswa Tata Busana,” katanya, Jum’at (30/7/2021) siang.

Langkah awal, lanjut dia, SMK Negeri 1 Siantar, membangun program unit produksi agar bisa menembus dunia fashion.

Dengan model atau sistem pengelolaan bersama antara industri dan sekolah, diharapkan akan tercipta iklim belajar baru untuk menjamin mutu pendidikan siswa.

“Kelas unit Industri/produksi ini semoga berjalan dan ada kesepakatan kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak perusahaan atau industri. Dunia pendidikan sendiri tentu tidak lepas dari kurikulum yang ada di masing-masing sekolah,” katanya.

Untuk menyempurnakan pengembangan kurikulum yang selaras antara dunia pendidikan dan dunia industri, lanjut Manuahal, perlu adanya sinkronisasi kurikulum.

“Dengan adanya keselarasan kurikulum antara sekolah dengan dunia industri, harapannya para siswa bisa mendapat bimbingan dan arahan dari dunia industri sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berkualitas,” beber mantan guru SMK di Kota Medan ini.

Sementara itu, Kepala Program Unit Produksi Tata Busana SMK Negeri 1 Siantar Marta Linora Sitompul menambahkan, untuk tahap awal di tahun 2021, pihaknya berupaya menyediakan sekitar 350 paket lebih baju seragam putih abu-abu, baju batik bekerjasama dengan produsen batik terbaik di pulau Jawa.

“Lalu baju praktik kualitas terbaik dengan motif dan logo siap pakai, diperuntukan bagi siswa tahun ajaran baru 2021,” urainya.

Untuk rencana tersebut di masa pandemi Covid-19 ini, semuanya akan dikerjakan di rumah kakak kelas siswa dengan bimbingan guru SMK Negeri 1 Siantar.

“Dan semua ini tentunya dapat berjalan atas dukungan dan support wali murid,” sebut kepala program unit produksi tata busana SMK Negeri 1 Siantar Marta Linora Sitompul.

Kelas unit industri/produksi ini ke depanya juga akan diikuti peserta didik kejuruan lainya guna dapat bekerja sama dengan perusahaan atau industri tertentu lainya.

“Dan industri atau perusahaan tersebut tentunya harus sesuai dengan kompetensi atau jurusan yang diikuti oleh siswa,” pungkas Marta. (*)