Heboh Pemko Siantar Diminta Bangun Tugu Sang Naualuh di Depan Makam Pahlawan

20181206122907-img-20181124-144255-640x360.jpg

Siantar, hetanews.com – Pemko Siantar menurunkan Tim Ahli Independen dari Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengkaji lokasi penetapan tugu Raja Sang Naualuh. Hasil kajian ahli tersebut merekomendasikan beberapa tempat untuk mendirikan tugu.

Ada lima lokasi yang telah disurvey. Kelima lokasi itu: Lapangan Merdeka, letaknya di sudut menghadap Bank BRI cabang Siantar dan sisi tengah lapangan. Kemudian Lapangan H. Adam Malik, gapura simpang Pematang dan depan Makam Pahlawan simpang Ramayana.

Pemko Siantar bersama ahli waris menyetujui Lapangan Merdeka sudut menghadap Bank BRI cabang Siantar, Pada 4 Juni 2018 silam. Kemudian dengan alasan tempat itu ruang terbuka hijau, Walikota Siantar, H. Hefriansyah memindahkan tempat ke Lapangan H. Adam Malik.

"Ternyata Lapangan Merdeka itu ruang terbuka hijau, sehingga kita komunikasi lagi, kita surati supaya dipindahkan ke Lapangan Adam Malik. Pemikaran saya di Lapangan Adam Malik spacenya masih luas, masih memungkinkan, kami diskusikan dan di situlah dilanjutkan pembangunan," kata Hefriansyah saat pertemuan dengan organisasi keagamaan dan suku serta ahli waris di ruang Bapeda, Senin (3/12/2018).

Pemindahan lokasi tugu oleh Hefriansyah ke Lapangan H. Adam Malik menuai pro dan kontra dari kelompok masyarakat. Bahkan saat pengerjaan proyek berlangsung, masih tetap diprotes untuk dipindahkan. 

Hefriansyah menyatakan bersepakat untuk memindahkan lokasi tugu yang telah dikerjakan itu. Dengan alasan penempatan tugu Sang Naualuh di Lapangan H. Adam Malik telah mengurangi space atau ruang lapangan yang dikenal dengan nama Simarito itu.

"Tapi karena Lapangan Adam Malik dan Lapangan Merdeka ruang terbuka hijau, makanya harus kita pertimbangkan," kata Hefriansyah memberi kesimpulan saat pertemuan tersebut.

Dari lima lokasi hasil survey Tim Ahli Independen Juni 2018 yang lalu, masih tersisa dua tempat untuk pendirian tugu Raja Sang Naualuh Damanik. Kedua tempat itu, depan Makam Pahlawan simpang Ramayana dan gapura simpang Pematang, Jalan Dipenogoro. 

Lokasi yang direkomendasikan di depan Makam Pahlawan, adalah lokasi pembangunan tugu Raja Sang Naualuh yang pertamakali pada tahun 2012. Di tempat itu juga sudah dilakukan peletakan batu pertama. 

Menurut A. Damanik, yang pernah ikut serta mengikuti penentuan letak tugu Sang Naualuh di lokasi Makam Pahlawan beberapa tahun silam, tempat itu adalah lokasi yang sangat strategis dan punya nilai historis bagi Raja Sang Naualuh Damanik.

"Depan Makam Pahlawan itu, Raja Sang Naualuh pernah berpidato sebelum dibawa dan diasingkan ke Bengkalis. Makanya, jalan itu dinamakan, Jalan Sang Naualuh," katanya Kamis (6/12/2018).

Untuk menghindari pro dan kontra pendirian tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik, yang dikhawatirkan menimbulkan ketidakkondusifan, Alumnus Universitas Nomensen ini menyarankan agar Pemko Siantar segera menjalan rekomendasi dari Tim Ahli USU untuk mendirikam pendirian tugu di tempat semula, yakni di depan Makam Pahlawan.