Heboh Menjadi Anak Allah Harus Menjiwai Kristus

Siantar, hetanews.com – Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)  yang diselenggarakan Polres Kota Pematangsiantar di Aula Universitas HKBP Nommensen Jalan Sangnaulah, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (6/8/2019) malam, menampilkan beberapa artis, seperti Trio RNB, Amigos, Inggou Victory Choir, Junimart Girsang, Batak Bermasmur dan pujian penyembahan dari Ibuk Pdt Allen Pengaribuan dan Ibu Cathy Heribertus Ompusunggu.

Dalam khotbahnya, Pdt Erastus Sabdono mengatakan, bahwa banyak keselamatan yang ditawarkan oleh 'Setan' yang menggoda setiap orang (Manusia) Kristen untuk lebih memilih keselamatan tersebut dari dapat keselamatan hakiki dari pada Yesus Kristus.

"Keselamatan yang Yesus tawarkan memberikan warna yang membuat kita selalu memperkarakan kehidupan kekeristenan kita. Keselamatan sesat hanya menawarkan sebuah kesenangan jasmani, menawarkan sebuah impian jasmani atau material duniawi.

Tapi, keselamatan dari Yesus Kristus yang kita teladani akan memberikan kita suatu tempat dikerajaan sorga. Akan memberikan kepastian bagi kita untuk bertemu Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus di sorga," ujarnya dalam KKR tersebut.

Peserta KKR Berfoto bersama dengan anggota DPR RI Junimart Girsang

Dikatakannya lagi, sebagai orang Kristen, kita harus menjalani kehidupan ini dengan memperkarakan kehidupan kita.

"Kita harus bertanya, apakah kita sudah pantas, sudah layak dan sudah mencerminkan kehidupan Yesus, kehidupan kekeristenan. Kita tidak pernah paham, kalau kita tidak menjalaninya dan kita tidak pernah mengerti kalau kita tidak mau menjalaninya," ucapnya

"Ingat lah keselamatan yang hakiki dari Yesus Kristus menjiwai keteladanan Yesus, menjiwai semua langkah yang diambil Yesus dan mempraktekkannya dalam kehidupan. Pintu sorga akan terbuka bagi orang-orang yang mau meneladani kehiduoan Kristus.

Pintu Sorga akan jadi milik kita bila kita dalam kehidupan ini selalu memperbaharui, selalu bertaubat, selalu memperbaiki bagai mana kehidupan sejati menjati pengikut Kristus ada sebuah teladan dan moral," pungkasnya.