Heboh Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

DELISERDANG, metro24jam.com – Sempat mengaku sering mendapat ‘bisikan gaib’, seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namorambe, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (12/5/2021) pagi.

Informasi diperoleh, korban TP (65) ditemukan warga dalam kondisi sudah tak bernyawa tergantung di pohon coklat, di Dusun 2, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe.

Aksi nekad tersebut merupakan kedua kalinya. Sepekan sebelumnya, pria tersebut juga sudah berupaya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun ketika itu, pihak keluarga mengetahui dan berhasil menyelamatkannya.

Jasad TP pertama kali ditemukan Jumadi Sitepu (56). Ia kemudian memberitahukan temuan itu kepada perangkat desa yang kemudian meneruskannya ke Polsek Namorambe.

Polisi kemudian tiba di lokasi dan menurunkan jasad TP dengan dibantu warga. Selanjutnya jasad TP dibawa ke Puskesmas Namorambe untuk visum.

Kapolsek Namorambe AKP Antonius Ginting SH dalam keterangannya mengatakan, berdasarkan keterangan putra TP, Selasa (11/5/2021) sekira pukul 23.00 wib, ayahnya keluar dari rumah secara diam-diam.

Keluarga sempat melakukan pencarian, namun tidak menemukannya. Kemudian, pada Rabu (12/5/2021) sekira pukul 06.30 Wib, pihak keluarga korban mendapatkan kabar dari Jumadi Sitepu bahwa TP sudah meninggal dunia tergantung di pohon coklat.

“Dari keterangan anak korban maupun keluarganya bahwa sepekan lalu korban juga sudah berupaya melakukan  bunuh diri, namun cepat ketahuan kepada keluarga dan dilakukan pertolongan kepada korban dengan membawa ke Rumah Sakit Insani,” kata Antonius Ginting.

Masih menurut keterangan keluarganya, TP selama ini sering mengaku mendapat bisikan gaib atau halusinasi dan linglung.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan ikhlas menerima kematian korban,” pungkas Antonius Ginting. (*)