Heboh Main di Halaman Rumah Nenek, Bocah 4 Tahun Tewas Kesetrum Kabel Trafo PLN

Bocah-Kesetrum.jpg

TEBINGTINGGI, metro24jam.com – Jumiah, ibunda Ramadhan Rangkuti, warga asal Indrapura, Kabupaten Batubara, hanya bisa menangis sedih melihat putra bungsunya tewas dengan kondisi tubuh nyaris gosong. Bocah 4 tahun itu tewas tak lama setelah tersengat arus listrik tegangan tinggi, Senin (03/12/2018).

Informasi yang diperoleh metro24jam.com dari warga setempat, peristiwa itu berawal ketika Jumiah bersama kedua anaknya datang menjenguk ibu kandungnya, Juriah (61), yang sedang sakit, di Jalan Bah Bolon, Lingkungan VII, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Minggu (2/12/2018) kemarin.

Seperti kebanyakan bocah-bocah sehat lainnya, Senin pagi sekira jam 11.00 Wib, Ramadhan pun bermain-main di halaman rumah sang nenek.

Namun, akibat tanpa pengawasan dari orangtuanya, tak disadari sang bocah, tepat di depan rumah neneknya itu, ada trafo PLN dengan kabel telanjang yang terjulur ke bawah.

Naas pun tiba, bocah Ramadhan yang sedang asyik bermain tersentuh kabel tersebut. Bukkk! Suara keras diduga akibat benturan tubuh Ramadhan saat terpental jauh dari trafo pun mengejutkan seisi rumah Juriah.

Mendengar suara itu, sang nenek berlari sambil tertatih-tatih, karena masih dalam keadaan sakit, sembari menjerit minta tolong.

Warga yang terkejut mendengar jeritan Juriah berlari ke tempat kejadian. Seorang tetangga sang nenek bernama Ismail Surbakti pun segera tiba di lokasi langsung menolong Ramadhan.

Pria 33 tahun itu bersama beberapa warga kemudian membawa sang bocah ke rumah sakit. Namun sayang, sesampainya di rumah sakit bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia.

Lokasi Ramadhan tersengat arus listrik. (Alex/metro24jam.com)

Menurut beberapa warga setempat, kabel yang terjurai tersebut adalah sambungan untuk lampu jalan dan sudah lama dengan kondisi seperti itu.

Lantaran lampu jalannya rusak dan tidak ada perbaikan dari pihak PLN, maka kabel tersebut dibiarkan begitu saja.

Tak lama kemudian personel Polsek Padang Hulu tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Kapolsek Padang Hulu, AKP RAZ Simamora SH, ketika dikonfirmasi melalui penyidik Aipda Arifin Daulay SH membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Simamora, petugas langsung datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Memang benar kita telah menerima laporan Ibu Jumiah atas meninggalnya Ramadhan Rangkuti. Menurut hasil pemeriksaan dokter, penyebab kematian adalah akibat benturan keras di bagian kepala korban yang terpental karena sengatan arus listrik. Nampak ada memar di bagian belakang kepala korban,” kata Simamora.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa kabel sepanjang 1,5 meter yang diduga penyebab kematian Ramadhan. (alex)