Heboh Loper Koran Ditabrak Maling Itu Tulang Punggung Keluarga, 4 Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

14-4-2019-Loper-Koran.jpg

MEDAN, metro24jam.com – Jenazah Zulham Basalamah, loper koran yang ditabrak kawanan pencuri sepedamotor di Kampus USU, Sabtu (13/4/2019) akhirnya dikebumikan di TPU Jalan Sutomo, Medan. Kematian pria 57 tahun itu menyimpan luka mendalam bagi keluarga.

Pihak keluarga yang ditemui di rumah duka di Jalan HM Said, Gang Kacung No 48, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan, mengaku mengetahui Zulham mengalami kecelakaan dari seorang penjual koran juga.

Saiful, adik kandung Zulham yang ditemui usai mengantarkan jenazah abangnya ke pemakaman mengatakan, dia mendapat kabar bahwa abangnya ditabrak setelah ditelepon seorang agen koran.

Segera setelah mendapat kabar tersebut, dia pun langsung memutar haluan menuju lokasi di mana abangnya ditabrak.

“Om! Ku dengar bang Zul tabrakan di USU. Kabarnya bang Zul keritis di rumah sakit,” tutur Saiful, mengulang ucapan agen koran tersebut.

Sampai di Kampus USU, Saiful pun mendapat kabar bahwa abangnya yang akrab disapa Zul itu sudah berada di Rumah Sakit USU.

“Pas sampe rumah sakit dia posisinya di IGD pakai oksigen. Nggak bisa diajak cakap lagi, ku lihat netes air matanya. Ku lap lah, sambil kuajak ngucap-ngucap,” terang Saiful.

Saiful pun mengaku tidak menyangka akhir hidup abang kesayangannya ini bakal berakhir teragis.

“Nggak nyangka bisa kayak ini. Karena pas pagi pakai celana cokelat kemeja cokelat tangan panjang. Itu kemeja yang jarang dipakai,” lanjut pria yang berprofesi sebagai sekuriti ini.

Menurut Saiful, abangya yang selalu memakai kacamata tebal itu merupakan tulang punggung keluarga. Mulai dari kebutuhan jajan anak-anak hingga uang belanja rumah, Zul selalu memenuhinya meski hanya bekerja sebagai penjual koran.

“Dia yang membiayai keluarga. Uang jajan anak saya dia yang kasih tiap hari. Untuk anak saya yang kuliah dia kasih Rp20 ribu dan yang SMA Rp10 ribu tiap hari. Itu belum lagi uang untuk belanja. Terus terang saya semenjak nggak ada dia ini nanti bakal bingung, karena di rumah ini, dia tulang punggung kami. Dia nggak pernah ngeluh walaupun naik sepeda bekerja,” bebernya.

Karena itu Saiful mengatakan, dia bakal meneruskan usaha loper koran abangnya tersebut.

“Mungkin nanti saya yang gantikan dia jual koran,” tegas ayah 3 anak itu.

Dijerat Pasal Berlapis

Keempat pelaku (sebelumnya disebut 3 orang) pencurian yang akhirnya menewaskan Zulham dijerat polisi dengan pasal berlapis.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Said Reza (31), Armen Purba (27), Indra Sahputra (34) serta April Andreas (20), akan dijerat dengan pasal pencurian dan kecelakaan lalulintas hingga menyebabkan korban tewas.

“Ya berlapis. Pencurian dan kecelakaan lalu lintas,” jawabnya dari pesan singkat WhatsApp.

Informasi terbaru yang diperoleh, bahwa mobil yang digunakan merupakan milik abang dari salah seorang pelaku. Meski begitu, belum diketahui identitas pemiliknya.

“Katanya mobil abang dari salah satu pelaku yang dipakai orang itu. Tapi nggak tau entah pelaku mana,” ungkap seorang warga kepada wartawan di lokasi, Minggu (14/4).

Menurut pria itu, sebelum menabrak Zulham, mobil ternyata lebih dulu menabrak salah satu pohon. “Nabrak pohon dulu mobilnya. Baru nabrak bapak yang naik sepeda itu,” ujarnya. (adi)

BACA JUGA: