Heboh Lolos Dalam Penggrebekan Polisi, Robot Diminta Segera Menyerahkan Diri

10-1-2019-Konpers-Narkoba-Aceh-Utara.jpg

ACEH UTARA, metro24jam.com – Kepolisian Resort Aceh Utara terus memburu M alias Robot (38), yang telah masuk DPO sejak Oktober 2018 dalam kasus narkoba. Empat temannya yang diduga terlibat dalam jaringan itu telah diamankan dalam penggerebekan di dua lokasi, Selasa (8/1/2019).

Wakapolres Aceh Utara, Kompol Edwin Aldro menjelaskan kronologi penangkapan dan meminta agar M alias Robot segera menyerahkan diri.

“Kepada DPO, identitas sudah kami kantongi. Maka, kami himbau segera menyerahkan diri,” ujar Kompol Edwin didampingi Kasat Narkoba, AKP Ildhani Ilyas dan Kabag Operasi AKP Iswahyudi, serta Kasubag Humas, AKP Jafaruddin, saat konferensi pers di di Aula Tribrata, Mapolres Aceh Utara, Kamis (10/1/2019).

Keempat orang yang diduga terlibat jaringan ini turut dihadirkan dalam konferensi pers tersebut bersama barang bukti. Adalah N (22), E (44), MH (25), ketiganya warga Desa Lhok Meurbo, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. Sedangkan inisial A (40), tercatat sebagai warga Desa Meudang Ara, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Adapun barang bukti di antaranya satu paket berisi sabu dengan berat 0,11 gram (brutto) dan satu set alat hisap (bong) yang diamankan dalam penggerebekan di Desa Lhok Meurbo.

Sedangkan dalam penggerebekan di Desa Alue Drien, polisi menyita barang bukti berupa sepucuk pistol FN beserta tujuh butir amunisi aktif dan satu magazine, 26 paket berisi sabu dengan berat 16,51 gram (brutto). (CS)

BACA JUGA: