Heboh Letaknya di Perbatasan, Jembatan di Kampung Gunung Memprihatinkan

Siantar,  – Batas wilayah Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun hingga kini masih belum ditetapkan. Kedua daerah ini masih melakukan peninjauan disejumlah titik lokasi perbatasan. 

Salah satu wilayah titik perbatasan antara Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun berada di Kampung Gunung, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat. Di lokasi ini ada sungai Bah Bolon sebagai pemisah dua wilayah tersebut.

Diatas sungai, ada sebuah jembatan yang menghubungkan wilayah BP Nauli dan perkebunan sawit Marihat PTPN III Kabupaten Simalungun. Sayangnya, jembatan penghubung ini kondisinya cukup memprihatinkan.

Baca juga:

Amatan dilokasi, jembatan besi diatas sungai itu sudah tak punya pembatas. Kondisinya pun sudah tak layak. Selain membahayakan para pengguna jalan, jembatan itu berpotensi runtuh karena termakan usia.

Warga setempat menyebut, kerusakan jembatan sudah lama.  Bahkan dalam kondisi itu, warga maupun pengguna jalan terpaksa tetap melintas. 

"Lokasi ini memang pas diperbatasan. Dan jembatan ini memang sudah lama. Rusaknya pun sudah lama," kata warga setempat, S Manurung (56), Selasa (3/12/2019).

"Bayangkan kalau malam kita lewat dari sini, sudah gelap, tak ada pula pembatas jembatannya, bisalah langsung terjun hanyut dibawa arus sungai," timpalnya dengan nada kesal.

Dia berharap, jembatan yang dibangun oleh pihak perkebunan itu segera diperbaiki. Kepada pemerintah kota Pematangsiantar, ia juga meminta agar perbaikan jembatan segera dilakukan. 

Baca juga: