Heboh Ketua KPPS Hilang di Kelurahan Melayu, Siantar

20190417030853-img-20190417-wa0025.jpg

S

iantar,hetanews.com – Terjadi di Kelurahan Melayu, Kota Siantar, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 25 dan TPS 15 Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, tidak menjalankan tugasnya alias menghilang, sejak Rabu (17/04/2019) pagi.

Keduanya Putra Wibawa Siregar, Ketua KPPS di TPS 25 Kelurahan Melayu dan Ricky Sinambela, Ketua KPPS di TPS 15.

Informasi dihimpun, Putra menghilang dengan membawa dana honor dan uang makan anggota KPPS di TPS 25. Sementara Rizky belum jelas seperti apa.

Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kelurahan Melayu, Elfa Tanjung membenarkan dua petugas penyelenggara Pemilu menghilang. Dijelaskannya, keduanya seharusnya hadir sejak pagi dan hingga siang ini juga tidak terlihat.

"Itu sudah tidak menjalankan tugas dan fungsinya. Ini tidak mengambil logistik. Tidak tidak tampak hadir dimasa pemungutan suara," ujar Elfa.

Dikatakan Elfa, untuk menjalankan tugas Ketua KPPS itu, PPS Kelurahan Melayu berkordinasi dengan pihaknya dan PPK Siantar Utara serta Panwascam Siantar Utara. Disepakati, tugas Ketua KPPS itu diambil alih KPPS dua.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Siantar, Daniel Dolok Sibarani hadir di lokasi mengatakan di TPS 25 pihaknya telah mengetahui kalau Ketua KPPSnya menghilang.

"Belum tahu tentang benar tidaknya Ketua KPPS yang menghilang itu membawa lari dana untuk anggota KPPS-nya. Belum ada laporan," ucapnya.

Dikatakan Daniel lagi, untuk anggota KPPS di TPS-25 tidak perlu khawatir, KPU akan tetap memberikan honor dan uang makan para anggota KPPS.