Heboh Jumlah Warga Keracunan Makanan di Desa Lubuk Palas Bertambah, Ini Rinciannya

ASAHAN, metro24jam.com – Jumlah warga keracunan makanan di Desa Lubuk Palas Kecamatan Silau Laut, Asahan dilaporkan bertambah menjadi 48 orang Saat ini seluruh korban telah dievakuasi ke tiga tempat pelayanan kesehatan berbeda.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, M Afifuddin Gurning menjelaskan, keracunan bermula pada hari Jum’at (6/12/2019) sekitar pukul 19.00 Wib di Dusun 3, 4, 5–Desa Lubuk Palas–dan beberapa warga Binjai Serbangan, Air Joman, menyantap makanan bancaan (nasi bontot syukuran).

“Warga terima nasi (makanan) dari salah satu keluarga atas nama Pairun yang mengadakan syukuran atas kelahiran putranya,” sebut Afifudin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/12/2019) siang.

Gejala keracunan yang diduga dari makanan berupa nasi itu, lanjut Afifuddin, mulai dirasakan, Jum’at sekira pukul 23.00 Wib.

“Saat itu Karena larut malam, banyak warga yang menahan efek keracunan dan menyangka sakit perut dan pusing biasa,” jelasnya.

Selanjutnya pada siang hari, warga yang masih merasa mules dan pusing mulai pergi berobat ke tenaga medis yang ada di sekitar desa.

Namun, hingga Sabtu (7/12/2019, sekitar pukul 18.00wib, warga yang keracunan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Lubuk Palas yang kemudian meneruskannya ke Camat Silau Laut.

Sementara itu, Operator Posko Siaga Pusdalopsdatias PB BPBD Asahan Mahyudanil Sonaga dan M Zainuddin Saragih merinci bahwa hingga Minggu (8/12/2019, ada 48 orang yang dilaporkan keracunan.

“Rinciannya, 4 orang ibu hamil, balita 6 orang, remaja 13 orang dan dewasa 25 orang,” sebutnya saat dikonfirmasi (8/12/2019). Warga yang terdampak keracunan sebagian masih dalam observasi dan perawatan intensif di ketiga fasilitas kesehatan dan sebagian sudah ada yang pulang ke rumah,” ujarnya ketika dikonfirmasi Minggu (8/12/2019) siang.

Sampai saat ini pihak terkait masih melakukan identifikasi warga yang terdampak keracunan makanan yang belum dievakuasi. Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan olah TKP. (Lana)

BACA JUGA: