Heboh Jasad Kakek Ini Ditemukan Mengambang di Sungai Desa Pasir Putih Percut, Ada yang Kenal?

9-1-2019-Kakek-Tewas-di-Sungai.jpg

PERCUT SEITUAN, metro24jam.com – Warga Jalan Besar Pasir Putih, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, dihebohkan dengan temuan sesosok mayat pria tua yang ditaksir berusia sekitar 70 tahun di pinggiran di kawasan tersebut, Rabu (9/1/2019) sekira jam 10.00 wib.

Jasad pria renta yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali terlihat seorang gadis bernama Lia yang sedang berada di depan rumahnya.

Lama memperhatikan pinggiran sungai yang memang tak jauh dari rumahnya, Lia melihat sosok kepala hampir muncul ke permukaan air. Setelah didekati, gadis belia itu langsung ketakutan karena tubuh pria itu mulai kelihatan.

Lia yang syok kemudian melapor kepada orangtuanya dan warga sekitar. Hardi Sormin (35) dan Sorik (35) yang sedang duduk-duduk depan rumahnya, kemudian mendatangi ke lokasi temuan tersebut.

Setelah disaksikan kedua nelayan tersebut, akhirnya diketahui bahwa benar ada sesosok mayat pria tua terapung di pinggiran sungai dengan posisi telungkup. Jasad tersebut mengenakan pakaian batik serta memakai sarung. Sayangnya, tak satu pun dari warga yang mengenali pria tersebut.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun yang meneruskannya ke Babinkamtibmas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu P Marbun.

Tak lama kemudian petugas Piket Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi disusul tim Inafis Polrestabes Medan untuk melakukan identifikasi jenazah.

Kapolsek Percut Sei Tuan, melalui Panit Reskrim Ipda Supriadi membenarkan adanya penemuan mayat pria tua di pinggiran sungai Pasir Putih, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Iya benar. Terhadap jenazah yang diperiksa oleh tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan,” katanya.

Hingga saat ini polisi mengaku belum mengetahui identitas korban dan belum menerima informasi masyarakat terkait adanya anggota keluarganya yang kehilangan.

“Dugaan sementara, korban diduga jatuh ke sungai dan meninggal dunia. Saat ini kita masih berupaya mencari keluarga korban,” pungkasnya. (asn)