Heboh Hindari Operasi Zebra, Pengendara Supra X Tabrak Polisi

SUNGGAL, metro24jam.com – Gelar Operasi Zebra hari kedua Unit Lalu Lintas Polsek Sunggal di Jalan TB Simatupang, Kamis (24/10/2019) nyaris mengambil korban oknum Polantas. Pasalnya, gara-gara menghindari razia, seorang pengendara sepedamotor menabrak polisi yang sedang bertugas di sana.

Ceritanya, saat itu sejumlah personel Unit Lantas Polsek Sunggal sedang menggelar razia. Melihat ramai petugas berseragam Polantas di jalan, seorang pengendara Honda Scoopy, BK 4030 AGF, langsung memutar arah dan langsung tancap gas untuk gesa menghindari razia.

Saat bersamaan, oknum polisi berinisial EG baru keluar dari salah satu warung kopi, persis di depan Polsek Sunggal.

Pengendara sepedamotor–belakangan diketahui bernama Marzuki–tidak melihat kendaraan di belakangnya. Brakk..! Sepedamotor yang dikendarai Marzuki langsung menghantam motor yang hendak dinaiki polisi berpangkat Bripka itu.

Personel Unit Intelkam itu pun langsung bangkit dan mengamankan Marzuki yang saat itu membonceng istrinya.

“Tolong Pak! anak saya muntah darah di Rumah Sakit Murni Teguh. Jadi kami buru-buru Pak,” mohon isteri Marzuki.

Meski begitu, petugas tetap melakukan penilangan dan mengamankan SIM Marzuki.

Operasi Zebra Toba yang digelar jajaran Sat Lantas Polrestabes Medan memang membuat sejumlah pengendara memutar arah ketika melihat razia. Bahkan, sebagian lainnya nekat menerobos kepungan petugas yang hendak menghentikan laju kendaraan mereka.

Salah satunya adalah Hendra. Pengendara Honda Supra X, BK 2454 ACV, yang mengaku tinggal di Jalan Puskesmas itu juga nyaris menabrak saat hendak menghindari razia.

Namun, Briptu Sujipto, yang saat itu sedang bertugas langsung menghentikan laju kendaraannya.

Saat ditanya petugas, Hendra mengaku hendak mengantar makanan katering. Beralasan dekat dengan rumah, Hendra pun tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraannya.

“Saya tinggal di Puskesmas ini, dekatnya Pak. Makanya nggak bawa SIM dan STNK saya,” kilahnya.

Meski dengan berbagai alasan, Briptu Sujipto pun langsung memberikan Tilang kepada Hendra dan mengamankan sepedamotornya ke Mapolsek Sunggal.

Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan ketika dikonfirmasi di lokasi mengatakan pihaknya akan terus melakukan razia selama 14 hari, sejak Rabu (23/10/2019).

“Iya, sampai 5 November kita lakukan terus dan berpindah-pindah. Untuk dua hari ini di Jalan TB Simatupang,” jelasnya.

Syahri juga membenarkan bahwa salah seorang petugas Unit Intelkam tertabrak oleh pengendara yang diduga hendak menghindari razia.

“Iya ada tadi. Cuma lukanya tidak begitu serius. Terhadap pengendaranya sudah kita tilang,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, selama 2 hari gelar Operasi Zebra Toba, personel Unit Lantas Polsek Sunggal sudah mengeluarkan 110 set tilang.

Dari jumlah itu, sebanyak 59 unit sepedamotor, 37 STNK dan 14 SIM diamankan petugas. (adi)