Heboh Habib Bahar bin Smith di Reuni 212: Jikalau Saya Ditangkap, Berjanjilah Kalian…

reuni-212_23084e291808b2cca31819e116e71fe6_630x420_thumb.jpg

YuKepo ~Habib Bahar bin Smith turut hadir pada acara Reuni Akbar 212 yang digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12/2018).

Habib Bahar bin Smith membeberkan sikapnya yang tidak mau meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal ceramahnya yang mengatakan bahwa Jokowi adalah presiden banci.

“Kenapa saya katakan ‘Presiden banci’? Makanya, kalau nonton isi ceramah, yang utuh, bukan dipotong-potong,” ucap Habib Bahar.

menurutnya ceramahnya yang menyebut “Jokowi Banci” berdasarkan apa yang terjadi saat aksi 411 pada tahun 2016 yang lalu. Dimana saat itu Presiden Jokowi tidak menemui para ulama yang telah menunggunya di depan Istana Negara.

“Ketika 411, aksi 411, jutaan orang Islam, ribuan ulama, berkumpul di depan Istana menemuinya. Justru para ulama ditembak gas air mata, presidennya kabur dan lari. Saya berkata karena ketidakrelaan saya saudara-saudara saya itu dizalimi,”

Menurutnya karena peristiwa itulah yang membuatnya tidak mau meminta maaf kepada Presiden Jokowi meski dia telah dipolisikan oleh Cyber Indonesia dan Jokowi Mania.

Dia mengatakan memilih busuk di dalam penjara ketimbang harus meminta maaf kepada mantan Waikota Solo itu.

“Maka saya sampaikan. Jikalau dalam beberapa hari ke depan, beberapa minggu ke depan, saya ditangkap karena membela rakyat yang susah, kalau saya ditangkap, dipenjara, berjanjilah kalian, jangan pernah kalian padamkan api perjuangan. Siap lanjutkan perjuangan?” Pungkasnya.

Resource :jitunews.com