Heboh H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)

MEDAN, metro24jam.com – Plt Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan komitmennya tidak menerima fee atas pengadaan barang maupun proyek pembangunan yang menggunakan APBD Asahan. Selain itu, Surya juga bertekad menerapkan sistem merit dalam mengangkat pejabat di lingkungan Pemkab Asahan.

“Saya tidak mengurusi proyek dan mutasi pejabat di Asahan karena sudah ada pejabat teknis terkait yang mengurusnya,” kata Surya didampingi Sekda Asahan Taufik seusai mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sebagai bakal calon kepala daerah yang dilaksanakan DPW Partai Perindo Sumut di Medan, Sabtu (7/12/2019), sekira pukul 20.00 Wib.

Komitmen tersebut disampaikan Surya yang didampingi bakal calon wakilnya Taufik menjawab pertanyaan wartawan sekaitan dengan banyaknya kepala daerah yang dicokok penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi karena menerima fee atas proyek dan atau meminta bayaran dari ASN untuk diangkat memangku jabatan tertentu.

Surya, yang juga Ketua Partai Golkar Asahan menyebutkan komitmen tidak menerima fee proyek akan ditegakkannya bersama Taufik jika masih didukung rakyat untuk memimpin Asahan periode 2020-2025.

Menurut Surya, praktik sistem merit yang sudah diberlakukannya saat ini juga akan diteruskan guna menopang percepatan pembangunan sekaligus menjaring ASN yang kompeten dan ditempatkan sesuai kompetensinya.

Diungkapkannya, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mengangkat dan melantik sejumlah pimpinan OPD hasil lelang jabatan.

Belum Kantongi Data Warga Miskin

Saat wartawan mempertanyakan tentang program dilaksanakan pasangannya jika menang dalam Pilkada 2020 ,Surya mengatakan memiliki tiga program prioritas yang akan diwujudkannya jika masih diberikan kesempatan memimpin Asahan pada periode 2020-2025.

Di antaranya, pengadaan lahan bagi kebutuhan untuk menjadikan Universitas Asahan menjadi universitas negeri kebanggaan warga Asahan. Kemudian, pengadaan lahan untuk pembangunan RS Abdul Manan Simatupang menjadi rumah sakit modern.

Keduanya juga bertekad mempercepat pengentasan kemiskinan di Asahan melalui program bantuan sosial yang dikucurkan Dinsos, BKKBN, Dinas Tenaga Kerja dan program Raskin.

Sayangnya, Surya dan Taufik mengaku belum mengetahui pasti jumlah warga miskin di Asahan.

“Berapa jumlah warga miskin di Asahan belum bisa kita rincikan. Nanti akan kita sampaikan datanya,” kata Taufik.

Ketika ditanya partai pengusung pada Pilkada 2020, Surya dan Taufik menyebut sudah mendaftar ke sejumlah partai politik yang memiliki kursi di DPRD Asahan di antaranya Golkar dan Perindo serta partai lainnya. (Rom)