Heboh Gara-gara Ditanya Foto Wanita yang Ada Dalam Mobilnya, Oknum Pengacara Ini Aniaya Istri

DELISERDANG, metro24jam.com – Hanya gara-gara mempertanyakan foto perempuan yang ada di dalam mobilnya, pria berinisial FA (42), tega menganiaya istrinya hingga babak-belur, Jum’at (24/07/2020).

Tak terima perlakuan suaminya, wanita berinisial UAL (28) itu kemudian membuat pengaduan ke Polresta Deliserdang.

Peristiwa itu terjadi di kediaman pasangan suami tersebut di Komplek Perumahan Syafira Kenanga, Dusun III, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang.

“Awal mula kejadian, korban saat itu sedang berada di rumah, bersama tersangka dan anaknya. Kemudian korban melihat ada foto wanita di mobil,” kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, Kamis (30/7/2020).

Sang istri kemudian mempertanyakan perihal foto tersebut kepada FA. Namun, alih-alih menjawab pertanyaan, pria yang berprofesi sebagai pengacara itu malah mengamuk serta menghina istrinya.

“Tersangka kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban. Sebelumnya tersangka juga pernah melakukan penganiayaan serupa dan terekam CCTV,” jelas Firdaus.

Tiga hari setelah kejadian itu, sang istri membuat pengaduan ke Mapolresta Deliserdang sesuai Laporan Polisi nomor: LP/381/VII/2020/SU/RESTA DS, tanggal 27 Juli 2020.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. Dari satu rekaman CCTV, polisi menetapkan FA sebagai tersangka.

“Rabu (29/7/2020) sekira pukul 18.30 Wib, diperoleh informasi bahwa tersangka sedang berada di kediamannya. Personel Unit PPA langsung ke lokasi dan mengamankan tersangka sekira pukul 19.00 Wib,” jelasnya.

Tersangka FA saat dipaparkan di Mapolresta Deliserdang. (ist/metro24jam.com)

Polisi kemudian memboyong FA ke Mapolresta Deliserdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari pengungkapan tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa sapu ijuk dan batang besi yang digunakan FA untuk memukul istrinya serta rekaman CCTV.

“Saat ini tersangka masih diperiksa di Unit PPA Polresta Deliserdang. Tersangka diduga melanggar pasal 44 ayat (1) UU RI No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasaan Dalam Rumah Tangga,” pungkasnya. (Fan)