Heboh Empat Anggota Sindikat Pengedar Sabu Ditangkap Berikut Sepucuk Pistol FN

10-1-2019-Sabu-Aceh-Utara.jpg

ACEH UTARA, metro24jam.com – Tim gabungan Polres Aceh Utara meringkus 4 pria terduga pengedar sabu-sabi di Desa Alue Drien dan Desa Lhok Meurbo, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (8/1/2019) kemarin. Keempatnya diamankan bersama barang bukti sabu-sabu serta pistol jenis FN.

Waka Polres Aceh Utara, Kompol Edwin Aldro, dalam Konferensi Pers, Kamis (10/1/2019) menyebutkan, penangkapan keempat pria tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima polisi.

Awalnya penggerebekan dilakukan di Desa Lhok Meurbo. Di situ, polisi menemukan barang bukti berupa bong dan satu paket sabu seberat 0,11 gram (brutto).

“Tim bergerak dan melakukan penyisiran di TKP kedua yaitu di Desa Alue Drien. Saat penggerebekan itu, Robot bersama empat orang lainnya berupaya kabur, namun kita berhasil mengamankan tiga orang, sementara Robot kabur,” sebut Edwin.

Lalu, tim melakukan pengembangan ke Desa Alue Drien yang diduga tempat persembunyiannya.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Sat Resnarkoba, Intelkam, Reskrim dan Sabhara dipimpin Kabag Ops AKP Iswahyudi didampingi Kasat Narkoba AKP Ildhani Ilyas, langsung bergerak ke desa tersebut, Selasa (8/1/2019) sore.

“Berawal informasi adanya keberadaan pelaku tindak pidana narkotika inisial M alias Robot yang telah masuk DPO sejak Oktober 2018. Tim bergerak ke sebuah kebun kosong yang diduga tempat persembunyian Robot,” sebutnya.

Polisi kemudian mengejar Robot ke tempat persembunyiannya, namun pria itu berhasil melarikan diri. Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diduga milik Robot berupa berupa 26 paket sabu seberat 16,51 gram, sepucuk pistol FN beserta tujuh butir amunisi dan satu magazine.

Keempat tersangka dihadirkan dalam konferensi pers tersebut masing-masing, N (22), E (44), MH (25) ketiganya warga Lhok Meurbo. Sedangkan A (40), tercatat sebagai warga Desa Meudang Ara, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. (CS)