Heboh Driver Ojol dan Calon Penumpang Nyaris Adu Jotos

20190713075719-img-20190713-154754.jpg

Sinatar,  –  Diduga karena menolak orederan, seorang driver ojek online (ojol) nyaris terlibat perkelahian dengan salah seorang remaja. Peristiwa ini menyita perhatian pengguna jalan  hingga petugas kepolisian turun ke lokasi.

Peristiwa itu terjadi di persimpangan jalan Sudirman, tepat di bundaran simpang empat, Kota Pematangsiantar, Kecamatan Siantar Selatan, Sabtu (13/7/2019) sore sekira pukul 15.40 WIB.

Informasi yang dihimpun dilokasi, salah seorang costumer mengorder jasa ojol untuk mengantarkan saudara laki-lakinya. Kemudian orderan tersebut diterima salah seorang driver ojol.

"Tadi aku mau mengorder ojol mau ngantar adikku. pas tiba disini, ku tanya sama driver-nya, 'kok beda plat sepeda motornya bang?' tiba-tiba dia langsung marah-marah samaku, dia bilang mau diangkatnya steling ku," kata wanita bertubuh gemuk pendek, yang dipanggil Helen ini.

Kata dia, pernyataan driver itu membuatnya tersulut emosi. Bahkan saudara laki-lakinya itu juga tidak terima. Kemudian nyaris terlibat adu jotos dengan driver ojol tersebut. Pertikaian keduanya membuat warga dilokasi mengambil tindakan untuk melerai.

Masih ditempat yang sama, driver ojol yang terlibat masalah dengan calon costumer-nya itu juga merasa dilecehkan. Ia mengalami luka dibagian jidad kepalanya akibat perkelahian singkat itu. 

"Tadi orang itu kan mesan, baru ku telpon, 'sesuai dengan titik kan?' ku bilang gitu. Sampai aku kesini rupanya gak ada. mutar mutar aku di simpang empat ini. baru pas ku telpon lagi, terdengar ku 'batalkan saja' katanya gitu. Siapa ga kecewa digitukan," ungkapnya.


Sesama pria yang ada dilokasi secara spontan terlibat dalam pedebatan untuk meluruskan persoalan yang terjadi. 

Meski demikian, driver berambut cepak itu masih tak terima dengan perkelahian tersebut. Ia terlihat bertelepon kepada seseorang dengan nada memohon bantuan.

Dilokasi itu juga sudah terlihat beberapa teman se-profesinya yang sengaja datang untuk mencoba menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka berdatangan dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.

"Kami datang kesini bukan karena 'cancel-cancel'. Kami datang kesini karena kawan kami dipukul. Sudah laporkan aja ke polisi, itu kan ada tandanya, biar divisum saja," tukas salah seorang driver, dengan nada tinggi.

Menjawab itu, salah seorang wanita membalasnya dengan umpatan, dan berjanji akan melaporkan tingkah para driver ojek ke perusahaan mereka bekerja.

"Sudahlah, ngapain repot membalas balas orang ini. Laporkan aja ke perusahaan, atau enggak telepon ke layanannya costumerna. kan ada disitu, udah ayoklah kesana," ungkap wanita berbadan gemuk itu kepada temannya.

Karena keduanya masih diselimuti emosi, salah seorang pria yang ada dilokasi berupaya memediasi. Namun upayanya itu juga tak membuahkan hasil. Hingga salah satu dari mereka memanggil petugas kepolisian.

Tidak begitu lama setelah itu, personil polisi datang ke lokasi dan kedua belah pihak bersepakat menyelesaikannya di kantor polisi.