Heboh Dilatih di Klub Kecil, Tiga Pelajar Asal Siantar Ini Menyabet Medali Internasional di Malaysia

20190314104139-img-20190314-wa0044.jpg

Siantar,  – Tiga pelajar ini berhasil membawa nama Kota Siantar dalam ajang kejuaran beladiri Karate-Do Tako tingkat internasional. Keberhasilan mereka tidak terlepas dari semangat bertarung yang tak pernah surut.

Ketiganya ialah Moamar Hagi Damanik (12), Gilang Saragih (14) dan M. Yazid Purba (16). Mereka berhasil menyabet medali dalam ajang Silent Knight Open Karate Cup Internasioanal di Kuala Lumpur Malaysia 10- 11 Maret 2018.

Ketiga atlet beladiri Tako ini berlatih di Air Karete Klub yang diasuh oleh Irham Taufik sebagai Pelatih. Di klub Tako yang baru dirintis dua tahun yang silam, mereka ditempah sebagai petarung sejati.

Irham Taufik menuturkan, saat ini Air Karate Klub hanya beranggotakan tiga orang saja. Namun ketiganya berhasil meraih prestasi dalam kejuaran-kejuaran yang digelar ditingkat daerah, nasioanal maupun internasional.

Meski fasilitas latihan yang mereka miliki terbatas, namun semangat ketiganya tidak pernah surut untuk berlatih. Selain itu, kata Taufik, dukungan dari orang tua begitu penting untuk prestasi dan karir mereka. 


Moamar Hagi Damanik meraih medali emas pada kejuaraan Silent Knight Open Karate Cup Internasioanal  di Kuala Lumpur, Malaysia Minggu 10- Senin 11 Maret 2018.

"Mereka selalu bersemangat untuk latihan. Bahkan Senin sampai Sabtu mereka latihan. Itulah membuat mereka berhasil," Kata Irham, Kamis (14/3/2019). 

Sebagai orang tua, Ridwan Purba, ayahanda dari M. Yazid Purba mendukung segala potensi yang dimiliki anaknya. Di usia 10 tahun, Yazid, anak sulungnya itu, ia tempatkan disalah satu pelatihan beladiri.

"Untuk mengurangi waktunya yang kebanyakan diwarnet, saya bawa terjun ke dunia olah raga beladiri, supaya mengurangi waktu yang sia sia itu," kata Purba.

Diakuinya, untuk saat ini ia  harus menyokong kebutuhan sendiri puteranya yang siap untuk mengikuti ajang kejuaran beladir Karate-Do Tako. Oleh karena itu ia berharap Pemko Siantar, khsusnya KONI Siantar senantiasa memperhatikan masa depan putera puteri terbaik di Siantar.

"Kedepannya, Pemko dan pihak terkait mau memberikan perhatianya kepada anak anak Siantar yang punya potensi seperti ini," tandasnya.

Pada kejuaraan Silent Knight Open Karate cup Internasioanal di Kuala Lumpur Malaysia, ketiganya berhasil pulang ke Indosesia dengan menyabet medali.

Moamar Hagi Damanik berhasil meraih medali Emas pada kejuaraan U-12, kemudian  Gilang Saragih meraih medali Perak pada kejuaraan U-14  dan M. Yazid Purba meraih medali perak pada kejuaraan U-16.