Heboh Bulan Ramadhan Hotel Kelas Melati Penuh Mesum, 12 Pasangan Diamankan ke Polsek Delitua

14-5-2019-Razia-Pekat-Delitua.jpg

DELITUA, metro24jam.com – Saat Ramadhan tiba, sejumlah warga bukannya meningkatkan amal ibadah mereka, tapi malah semakin merajalela berbuat maksiat atau mesum. Hal itu terbukti ketika personel Polsek Delitua menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat), Senin (13/5/2019).

Sebanyak 12 pasangan mesum digelandang ke Mapolsek Delitua dalam razia yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu di sejumlah hotel melati di kawasan Jalan Jamin Ginting. Seluruh pasangan mesum itu terjaring di Hotel Mutiara Hawai.

Para tamu hotel itu pun sempat kocar-kacir ketika polisi menggeledah satu per satu kamar di sana. Seorang pria yang sedang menginap di hotel tersebut dan mengaku sebagai kepala sekolah menolak diperiksa petugas.

Dia merasa terganggu dengan kedatangan petugas kepolisian yang cukup ramai.

“Kami di sini melakukan razia atas perintah Pak. Masalah bapak nyaman atau tidak, itu kembali ke bapak,” tegas Idem menjawab keberatan pria tersebut.

Selain menggeledah kamar, polisi juga memeriksa barang-barang bawaan setiap pasangan yang diduga sedang atau hendak melakukan mesum di Hotel Mutiara Hawai.

Beberapa pasangan yang terjaring kebanyakan datang dari kalangan muda ini sempat kaget dan coba mengelak ketika polisi masuk ke kamar yang disewa mereka. Bahkan, ada yang sempat hendak membayar petugas agar mereka tidak diboyong ke kantor polisi.

Namun, upaya penyuapan itu tidak diterima petugas dan seluruh pasangan yang diamankan kemudian ditanyai satu per satu.

Hasil pemeriksaan polisi di lokasi, tidak satu pun pasangan yang dapat menunjukkan surat nikah. Selanjutnya, mereka digelandang ke Mapolsek Delitua.

Di kantor polisi, mereka kemudian didata dan diberikan pembinaan agar tidak mengulang perbuatan serupa. Para pasangan itu, menurut Idem akan dikembalikan jika sudah dijemput keluarga masing-masing.

“Razia Pekat ini menciptakan suasana yang kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Kalau keluarga mereka sudah datang, kita pulangkan. Yang penting, pihak keluarganya sudah mengetahui,” pungkasnya. (Sam)