Heboh Baru 2 Bulan Keluar dari LP Sudah Jualan Sabu Lagi, Pria Dolok Masihul Ini Diciduk Saat Tunggu ‘Pasien’

10-2-2019-Sabu-Dolok-Masihul.jpg

SERGAI, metro24jam.com – Irfan Lubis alias Fana (35) yang membuat warga tetangganya resah ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul dari kediamannya di Lingkungan II, Pekan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (9/2/2019) sore kemarin. Dari pria itu, polisi menyita 2 paket sabu dibungkus plastik klip besar dan kecil.

Selain itu, turut disita 8 plastik klip kecil, 1 bungkus cottonbud, pipet besar berwarna merah putih yang dibentuk sekop, 1 pipet plastik kècil yang dibentuk seperti sèkop, gunting lipat kecil, handphone merk Samsung, uang tunai Rp 180.000 dan 1 kotak congkel gigi.

“Tersangka menjual atau mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu tersebut kepada warga sekitar Lingkungan II, Kelurahan Pekan Dolok Masihul maupun warga luar yang sudah sering memesan atau yang sudah menjadi langganannya, namun terlèbih dahulu harus memesan melalui HP,” kata Kapolsek Dolok Masihul, AKP Jhonson M Sitompul dalam keterangannya Minggu (10/2/2019).

Jhonson menjelaskan bahwa pria tersebut sudah lama menjadi target operasi Polsek Dolok Masihul, namun beberapa kali berhasil mengelabui polisi.

“Tersangka juga baru 2 bulan ini keluar dari lembaga pemasyarakatan ) dalam kasus perkara narkoba,” jelasnya.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang sudah merasa resah dengan kegiatan Irfan di kampung mereka, karena belum lama keluar dari LP, pria itu sudah kembali menjual narkoba di seputaran kediamannya, tepatnya di depan SMA Negeri 1 Dolok Masihul.

Mendapat informasi tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dan menyusun strategi.

“Dari hasil pengamatan diketahui, tersangka memang setiap hari berada di TKP. Bahkan tersangka Irfan belakangan menjual narkoba tersebut kepada para remaja yang datang kepadanya pada sore hari,” beber Jhonson.

Akhirnya, pada Sabtu (9/2/2019) mulai pukul 13.00 Wib petugas yang mengintai melakukan penggrebekan di lokasi. Pada saat polisi masuk, Irfan sempat membuang sesuatu ke arah pohon mahoni tempatnya semula berdiri menunggu pelanggan dan bergeser ke seberang jalan tepatnya di atas titi kecil.

“Ada apa ini Pak? Saya gak ada jual narkoba. Sudah 4 hari saya gak jual narkoba,” kata Irfan kepada petugas waktu itu seperti dituturkan Kapolsek.

Namun akhirnya, Irfan tak berkutik setelah petugas menunjukkan tempat dia membuang barang bukti. Setelah diperiksa, bungkusan yang dibuangnya adalah 1 kotak tusuk gigi yang berisi antara lain 1 paket kecil sabu, 8 plastik klip dan 1 sekop dari pipet

“Sewaktu dilakukan penggeledahan badan terhadap tertangka, tidak ditemukan narkoba, akan tetapi dari jarak 40 cm tersangka berdiri, personel menemukan lagi 1 buah kotak cottonbud yang berisi 1 paket sabu dalam plastik klip besar.

Selanjutnya, petugas langsung memboyong Irfan ke Mapolsek Dolok Masihul. (mad)