Heboh 9 Pengungsi Rohingya Diamankan Warga Sergai

13-2-2019-Pengungsi-Rohingya.jpg

SERGAI, metro24jam.com – Sebanyak 9 Warga Negara Asing (WNA), diduga pengungsi Rohingya diamankan warga di Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban dan Desa Sei Rampah Estate, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Rabu (13/2/2019) dinihari.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, 6 di antaranya diamankan warga saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan perbatasan Desa Suka Damai, Kecamatan Desa Sei Bamban Sergai menuju Tebing-Tinggi, Rabu (13/2/2019) sekira pukul 00.30 Wib.

Saksi mata yang berhasil ditemui metro24jam.com mengatakan, malam itu mereka sedang duduk di warung. Saat itu mereka melihat beberapa orang tidak dikenal berjalan kaki melintas di Jalinsum menuju Tebing-Tinggi.

Merasa curiga, warga kemudian menghampiri keenam orang tersebut dan mempertanyakan tujuan mereka.

“Waktu kami tanya bahasa, mereka bingung karena nggak ada yang ngerti Bahasa Indonesia, makanya kami amankan,” kata Erwin.

Hal itu diamini Kades Suka Damai, Karnaen, ketika dikonfirmasi metro24jam.com mengatakan, keenam WNA yang diamankan diduga pengungsi Rohingya.

“Mereka bolak-balik di jalan, sehingga warga curiga dan menahan mereka,” ujarnya.

Menurut Karnaen, beberapa warga mencoba melakukan komunikasi, namun tidak satupun mengetahui bahasa Indonesia sehingga warga melaporkan orang asing tersebut ke Polsek Firdaus.

“Kami sempat tanya tujuan dan asal mereka karena gak ada mengerti bahasa Indonesia,” kata Kades.

Para pengungsi Rohingya saat diamankan warga di warung. (ist/metro24jam.com)

Sementara itu, 3 orang yang juga diduga pengungsi Rohingya diamankan warga dari salah satu masjid di Desa Rampah Estate. Warga yang merasa curiga langsung melaporkan temuan mereka ke Polsek Firdaus.

Terpisah, Kapolsek Firdaus AKP R Samosir ketika dikonfirmasi, Rabu (13/2/2019) siang, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa orang asing diduga pengungsi Rohingya.

“Benar. Warga melaporkan ke kita karena tidak mengetahui tujuan mereka. Karena ini menyangkut orang asing, sehingga langsung kita kirim ke Polres,” jelas AKP R Samosir kepada metro24jam.com. (mad)