Biadap… Perampok ini menyamar menjadi Kiai dan merampok nenek-nenek di Jember

Nenek bernama Siti (84) di Jl. Letjen Panjaitan, Kebonsari, Sumbersari, Jember

Perampokan menimpa seorang nenek bernama Siti (84) di Jl. Letjen Panjaitan, Kebonsari, Sumbersari, Jember pada Rabu (18/10/2017) pukul 05.36 waktu setempat.

Biadap... Perampok ini menyamar menjadi Kiai dan merampok nenek-nenek di Jember

Kejadian tersebut terekam CCTV sebuah toko seluler dan diunggah oleh akun Facebook M La pada Kamis (26/10/2017).

Bermula saat Nenek Siti jalan-jalan pagi, tiba-tiba sebuah mobil hitam berhenti.

Seorang pria di dalam mobil turun dan bertanya arah jalan menuju alun-alun Kota Jember.

Kemudian pria itu membuka pintu bagian belakang.

Di kursi belakang ada seorang pria berpakaian seperti kiai, menggunakan baju putih dan peci putih.

Pria tersebut mengajak bersalaman sang nenek dan meminta cincin serta gelang yang dikenakan.

Menurut informasi yang tertulis, nenek Siti sempat meminta gelang dan cincinnya kembali.

Gelang langsung diberikan namun cincinnya dibungkus dengan uang 2000-an dan didoakan.

Pelaku sempat meminta korban untuk masuk ke dalam mobil, namun korban menolak.

Setelah itu pria lainnya merampas kalung yang dipakai nenek Siti kemudian kabur.

Kejadian ini pun sontak menuai banyak komentar dari netizen, beberapa netizen bahkan menceritakan hal sama yang telah dialami kerabat mereka.

Muhid Kh: Persis kejadian yang menimpa budeku di wilayah karanggeneng, macak kiai terus disalami diajak masuk mobil, habis perhiasane dikasihkan, baru diturunkan dalam keadaan linglung.

Mbgk Ekha: Persis kejadian yang menimpah ibuku di daerah karang tinggel pucuk, macak kiai terus disalami terus perhiasane dikasihkan.

See To Vee: Persis kejadian di desaku desa sawo dukun gresik, untung ada saksi dan mengejar pelaku, tapi lolos, pake kijang abu-abu.

Nience Property: Persis juga yang terjadi di depan rumahku, tapi gendamnya tidak mempan.

Lia Cateringsembilansembilan: Sama persis dengan kejadian yang dialami tetanggaku di Jl. Usman Sadar Gresik, semoga pelaku segera di tangkap.

Raden Herry Delapanenam: Yang ini modus baru..menyamar mnjadi kyai…

Ayah’e Siroj: Gendam iku, bibiku juga kena kalungnya. Diganti dengan bungkusan kresek hitam isi batu. Modusnya sama, nanya alamat trus ada orang bersorban diajak bincang trus harta benda diminta.